Think Globally Act Locally
 


5  Nopember 2009

763 Mahasiswa Lulus Sidang Munaqosah, Berhak Ikuti Wisuda

       Sidang Yudisium STAINU Kebumen (5/11) memutuskan sebanyak 763 Mahasiswa yang mengikuti Sidang Munaqosah dinyatakan Lulus dan berhak mengikuti Wisuda. Yang belum lulus tahun ini diwajibkan mengikuti sidang munaqosah lagi tahun depan.

        Drs, H. Bambang Sucipto, M.Pd. I menyatakan bahwa Mahasiswa yang lulus tahun ini telah melalui proses yang panjang dan ketat, imulai dari Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di Sekolah-sekolah, disuul Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan terakhir berupa karya ilmiah yaitu Skripsi yang wajib dipertahankan dalam Sidang Munaqosah di depan Dewan Penguji. "Alhamdulillah setelah bekerja keras, akhirnya mereka dinyatakan lulus dan berhak mengikuti wisuda". Kata Pak Bambang.

       Wisuda akan dilaksanakan pada Selasa, 10 Nopember 2009 di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kebumen. Diundang untuk mengisi Orasi Ilmiah, Prof Dr. H. Mohammad Ali, MA, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Departemen Agama Republik Indonesia. 

        Imam Satibi, M. Pd. I, Ketua Panitia Wisuda menyatakan bahwa Wisuda tahun ini adalah wisuda S.1 terbesar di STAINU Kebumen, dengan penjaminan kualitas yang ketat diharapkan pengguna lulusan STAINU Kebumen tidak kecewa menggunakan lulusan STAINU Kebumen. Untuk merayakan wisuda, Panitia bekerjasama dengan LP Maarif Kebumen menyelenggarakan pengajian akbar dan do,a bersama dengan mubaligh KH. Hasim Muzadi bertempat dikampus STAINU Kebumen, 8 Nop 2009(Brs)

 

 

 

25 Oktober 2009

Perbaiki Layanan, Percantik Performance

 Reformasi dalam hal Manajemen di STAINU mulai dipacu. Dimulai dari perombakan struktur sampai penataan dan keindahan penampila. Ruang-ruang pelayanan diperlebar dan dipilih orang yang benar-benar ramah, murah senyum dan sabar.

Ruang pimpinan yang semula ditempati oleh Ketua, Pembantu Ketua I, II dan III, dirombak menjadi ruang rapat khusus. Pembantu Ketua I, II dan III, menempati ruangan yang langsung di bawah bidangnya. Pembantu Ketua I menempati Ruang Akademik, karena membidangi akademik. Pembantu Ketua II menempati ruang Umum, bersama dengan Keuangan dan Administrasi. Dan Pembantu Ketua III menempati ruang layanan kemahasiswaan.

Untuk mengakses hasil perombakan struktur di STAINU Kebumen ini dapat di klik di sini. Perombakan dimaksud merupakan batu loncatan awal, bagi perbaikan manajemen dan sistem pelayanan administrasi baik umum maupun akademik.

Penampilan (performence) juga mendapat perhatian utama. Terutama penampilan dalam layanan, kini STAINU benar-benar berbenah, untuk bangkit, maju dan berlari. (Brs)

Jalan Panjang STAINU Kebumen

Tahun 1974 UNNU Kebumen berdiri. Bertujuan untuk memajukan pendidikan di kalangan muda Nahdlatul Ulama STAINU Kebumen mempercepat proses untuk mencetak generasi NU yang cerdas, ilmiah dan tanggap terhadap situasi untuk memajukan organisasi Nahdlatul Ulama. Tahun 1994 Regulasi kembali mengatur STISNU dan STITNU meng

Mahasiswa dan Alumni Berperan Penting dalam Memajukan STAINU Kebumen

STAINU Kebumen mengalami kemajuan pesat beberapa tahun ini disebabkan karena aktifitas mahasiswa dan alumni yang terus-menerus melakukan proses intelektuasi, pendalaman analisis terhadap fenomena soeial dan melakukan aksi-aksi.

       Meskipun menurut sebagian orang aksi menyikapi berbagai fenomena sosial merupakan hal yang negatif, tetapi mayoritas masyarakat mendukung aksi-aksi mahasiswa. Mereka merasa diuntungkan ketika misalnya harga BBM kembali turun karena aksi mahasiswa menolak kenaikan BBM. Aksi mahasiswa merupakan barometer kematangan analisis dan praktek penyikapan terhadap kebijakan yang terkadang tidak berpihak kepada mahasiswa yang kebanyakan berasl dari pinggiran. Barometer ini sebetulnya tergambar dalam ideologi anti kemapanan, yang diciptakan oleh kelompok Mbah Surip, dan WS Rendra yang tak henti mengalirkan kritik melalui syairnya. Dan di STAINU iklim kritis, analitis dan responsif yang memunculkan aksi penyikapan semacam itu jmendapat tempat dalam atmosfir akademik.

        Bukan hanya saat ini tetap, jauh-jauh hari sebelumnya, mahasiswa yang kini telah menjadi alumni telah menanamkan benih keberanian menyuarakan kepentingan masyarakat banyak,melalui pendidikan kritis di kampus, suburnya organisasi ekstra kampus, dan ruang yang sangat terbuka bagi diskusi dan dialog, dilanjutkan sampai pada riset-riset yang dioakukan mahasiswa sendiri, memungkinkan mahasiswa berkembang potensinya secara maksimal.(003)

ubah kelembmagaannya, dua fakultas itu menyantu menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Kebumen. Perkembangannya masih lamban, karena minimnya fasilitas yang dimiliki kampus.

 Tahun 1999, STAINU mendapatkan ijin Departemen Agama membuka program D2 PGSDI/PAI. Jumlah pendaftar meningkat drastis, mencapai 19 kelas, saat itu. Tahun 2004 STAINU Memiliki gedung baru di Jl. Tentara Pelajar 55b Kebumen, dan saat ini jumlah mahasiswa mencapai 1650 mahasiswa dalam dua Program Studi. PAI dan PGMI.

     Kini STAINU Kebumen tengah mrintis Program Studi-program STudi Baru untuk menampung animo berkuliah di kota sendiri Kebumen. Dosen-dosen muda yang progresif dan kalangan tua yang selalu menginginkan perubahan menuju kemajuan, memberikan jalan terbuka lebar bagi kemajuan STAINU Kebumen di masa yang akan datang

     Kini tengah digenjot secara besar-besaran  peningkatan mutu lulusan STAINU Kebumen, tiap tahun akan diberikan jaminan mutu terhadap alumni, hal ini untuk menghadapi persaingan alumni setelah selesai(002).  (Back)